Arsip

Minuman Tradisional Khas Indonesia

Indonesia begitu kaya dengan rempah-rempah dan hasil alam berupa bahan makanan. Melalui racikan penduduk setempat, terhidanglah beberapa sajian minuman tradisional Indonesia yang bercita rasa tinggi dan menyehatkan. Dikatakan sehat karena minuman ini terbuat dari bahan-bahan alami yang mempunyai khasiat tersendiri serta jauh dari pengawet dan pemanis buatan.

Adapun beberapa minuman tradisonal khas indonesia yang nikmatnya diminum hangat-hangat, antara lain:

1. Bajigur

Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili. Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.

2. Bandrek

Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.

3. Sekoteng

Sekoteng adalah minuman asli Jawa Tengah berasa jahe yang biasa dihidangkan panas. Bahan lain yang biasanya dicampur ke dalam minuman sekoteng adalah kacang hijau, kacang tanah, pacar cina dan potongan roti. Sekoteng biasa dihidangkan pada malam hari. Sekoteng biasanya dijual keliling dengan menggunakan gerobak pikul. Satu sisi untuk panci air jahe beserta kom****ya sedangkan sisi lain adalah tempat bahan campuran dan tempat mempersiapkan sekoteng.

4. Wedang Ronde

Wedang ronde merupakan minuman tradisional yang berasal dari Jawa. Wedang sendiri berarti minuman. Wedang ronde adalah seduhan air jahe yang berisi bola-bola yang disebut ronde. Biasanya disajikan dengan kacang yang sudah disangrai, kolang-kaling, dan potongan roti di dalam minuman tersebut.

Ronde sendiri terbuat dari tepung ketan yang berisi kacang tanah dan gula merah. Konturnya kenyal ketika digigit. Dan bagian dalamnya akan meleleh di dalam mulut kita. Komponen utama dalam wedang ronde ada 2. Yaitu wedang jahe dan ronde itu sendiri. Jika wedang ronde tidak memiliki ronde, maka minuman itu disebut wedang jahe.

5. wedang jahe

Wedang jahe (bahasa Indonesia: “Teh jahe”) adalah hidangan minuman teh jahe tradisional dari daerah Jawa Tengah dan Timur, Indonesia yang umumnya dihidangkan panas. “Wedang” sendiri adalah bahasa Jawa yang berarti “minuman panas”, namun dalam hal ini berarti “teh”. Walaupun tanpa kandungan kafein, minuman ini sering kali disajikan dan dinikmati seperti teh. Minuman ini dibuat dari gula jahe dan kelapa / gula batu. Masyarakat Indonesia juga menggunakan jahe bubuk sebagai bahan umum di resep tradisional mereka.

6. Bir pletok

Bir pletok adalah minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah-rempah, yaitu jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi. Agar warnanya lebih menarik, orang Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang, yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas.

Walaupun mengandung kata bir, bir pletok tidak mengandung alkohol. Minuman ini berkhasiat untuk memperlancar edaran darah. Masyarakat Betawi banyak mengonsumsinya pada malam hari sebagai penghangat.

Makanan Tradisional Yang Paling Populer Di Indonesia

 

1. Bakso
Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran
2. Soto
Soto, sroto, atau coto adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari kaldu daging dan sayuran. Daging yang paling sering digunakan adalah sapi dan ayam, tapi juga babi dan kambing. Berbagai daerah di Indonesia memiliki jenis soto sendiri, dengan kandungan yang berbeda-beda, misalnya Soto Kediri soto Madura, soto Betawi, soto Padang, soto Bandung, soto Sokaraja, soto Banjar, soto Medan, coto Makassar. Soto juga dinamai menurut kandungannya, misalnya soto ayam, soto babat, soto kambing. Soto memiliki banyak kemiripan dengan sop.
3. Nasi Goreng
Nasi goreng jawa adalah perpaduan antara masakan khas Luar dengan bumbu dan keterampilan koki Indonesia. Biasanya dalam nasi goreng ini terdapat tambahan tauge
 
 
4. Empek-empek
Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.
Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi dan cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Bagi masyarakat asli Palembang, cuko dari dulu dibuat pedas untuk menambah nafsu makan. Namun seiring masuknya pendatang dari luar pulau Sumatera maka saat ini banyak ditemukan cuko dengan rasa manis bagi yang tidak menyukai pedas.

 

5. Gudeg
Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.
 
 
6. Masakan Padang
Masakan Padang adalah nama yang digunakan untuk menyebut segala jenis masakan yang berasal dari kawasan Minangkabau, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Semua jenis masakan ini lebih populer dengan sebutan masakan Padang.Masakan Padang termasuk jenis masakan yang dapat dihidangkan kapan pun. Rumah makan Padang menawarkan jenis masakan seperti rendang, gulai gajebo, soto Padang, dendeng balado, dan gulai kepala ikan kakap disertai sambal balado.
7. Ala Penyetan
Penyetan adalah masakan kombinasi antara sambal terasi dan disajikan bersama ayam goreng, tempe atau tahu, bebek dan biasanya ditambah dengan terong dan lalapan.
8. Sate
Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (bergantung pada variasi resep sate).
Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, tetapi sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Sate juga populer di Belanda yang dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya. Versi Jepang disebut yakitori.

9 Makanan Khas Indonesia Paling “Aneh”

Indonesia terkenal dengan keanekaragaman budaya, flora dan faunanya. Nah, pada makanan juga ada beberapa masakan asli suatu daerah yang merupakan masakan khas daerah tersebut gan, yang mungkin juga dirasa aneh dan asing didengar untuk dimakan dari orang yang berasal dari daerah yang lain.
1. Bothok Tawon

Makanan ini merupakan bothok dengan bahan dasar sarang tawon atau lebah. Rasanya ada yang pedas, manis dan asam segar. Bothok tawon masih bisa ditemui di daerah pedesaan jawa timur.
2. Lawar Bali

Lawar adalah makanan tradisional khas Bali yang bahannya dari daging babi, darah babi yang masih segar,parutan kelapa dan bumbu-bumbunya.Proses pengolahannya pun sangat unik yaitu daging babi yang diketek(potong2 halus) kemudian di campur dengan parutan kelapa dan bumbu khas serta yang terakhir dituangi darah segar babi untuk memberi warna merah yang membangkitkan rasa lapar. Lawar pada mulanya digunakan untuk sajian pada upacara baik upacara adat maupun upacara keagamaan, saat ini telah dijual sebagai hidangan baik di warung-warung, rumah makan bahkan hotel-hotel berbintang di Bali
3. Rujak Cingur

Sudah terlihat jelas belum bentuknya ya, hidung apa tuh , bahan di atas adalah bahan dari rujak cingur, makanan khas kota surabaya. Cingur adalah sejenis *Forbidden* dari bagian hidung dan mulut sapi. Rujak cingur sangat enak memakai sambal petis dengan kacang tanah.
4. Soup Ceker Ayam

Kalau ini bahan dasarnya, kaki ayam, alias ceker. Gizi dan protein dari ceker ayam ini sangat tinggi.
5. Rempeyek Laron

Pernah tahu hewan yang terbang setelah hujan keluar, biasanya kita temui dekat lampu depan rumah. Namanya laron, hasil metamorfosis perubahan dari rayap kayu yang keluar setelah hujan. Oleh para penduduk, dijadikan bahan rempeyek
6. Kelelawar Goreng Bumbu

Kelelawar goreng bumbu kecap sambal pedas, merupakan masakan khas dari manado. Mungkin di daerah lain juga ada tapi dengan bahan kelelawar buah atau codhot.
7. Ulat Sagu

Ulat sagu bisa ditemui pada pohon sagu yang sudah mati ada juga di pohon kelapa yang telah mati. Sebenarnya ulat sagu merupakan perubahan sebelum menjadi kumbang. Biasanya langsung dimakan mentah-mentah sebagai jamu dan obat kuat, khas dari papua atau NTB.
8. Tokek goreng

Digunakan sebagai jamu untuk masalah penyakit kulit. Tokek bisa kita temui hidup di rumah-rumah, ada juga yang ditangkarkan.
9. Tikus Panggang
:

Wah, ini tikus panggang namanya, asli dari manado punya. Ada yang sudah coba gan?!?

Resep Kue Putu

Jajanan tradisional yang satu ini paling nikmat kalau di makan selagi hangat, dipadu dengan hangatnya teh akan melengkapi nikmatnya kue putu ini, berikut bahan yang dibutuhkan dan juga cara untuk membuatnya.

Bahan yang dibutuhkan :

  • 200 grtepung beras
  • 125 ml air matang
  • 1/4 sdt garam
  • 2 sdm air daun suji
  • gula merah secukupnya, sisir halus
  • Kelapa parut secukupnya, bubuhi garam dan kukus

Cara membuatnya :

  • Kita campur air, garam dan air daun suji lalu kita aduk sampairata
  • Kemudian tuang kedalam tepung dan aduk hingga rata dan tepung terasa lembab ber butir-butir, lalu  ayak tepung lembab dengan saringan kawat hingga berbutir-butir halus, kukus sbentar lalu angkat
  • Siapkan cetakan sesuai selera, kemudian masukan hingga setenggah penuh, beri gula merah lalu tutup kembali dengan adonan tepung sampai penuh, ulagi sampai adonan habis
  • Tutup cetakan dengan daun pisang, kemudian kukus kue selama 10 menitdengan cara membalik cetakan, setelah 10 menit balik cetakan lalu kukus kembali selama 5 menit, angkat dan sajikan saat hangat dengan taburan kelapa parut

4 Makanan Khas Indonesia Penuh Nutrisi

Indonesia dikenal sebagai tempatnya makanan enak. Makanan khas di Indonesia memiliki cita rasa yang berbeda di tiap daerah. Misalnya saja rasa makanan di pulau Sulawesi dominan pedas, berbeda dengan makanan di daerah jawa yang terasa manis.

Tidak hanya memiliki beraneka ragam jenis makanan khas yang enak, kandungan nutrisi di dalam makanan tersebut juga tidak dapat disepelekan. Terbuat dari rempah-rempah dan bahan pilihan membuatnya semakin enak dan tentu saja sehat. Berikut ini makanan khas di Indonesia yang dipilih memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh:

1. Nasi Kuning.
Terbuat dari campuran beras, kunyit dan santan , makanan ini sangat mengenyangkan. Dapat disajikan dalam setiap waktu makan yaitu pagi, siang ataupun malam. Rasanya gurih dan enak. Di Indonesia, makanan khas ini juga biasa dihidangkan pada acara perayaan. Misalnya acara ulang tahun, pernikahan, kelahiran anak dan acara lainnya. Penyajiannya pun berbeda di setiap daerah. Tidak saja rasanya yang enak, manfaat nasi kuning ternyata baik bagi tubuh. Kunyit yang dicampurkan sebagai bahan pewarna alami nasi kuning mengandung zat antioksidan untuk merawat kulit, bahan antiseptic dan anti bakteri untuk penyembuhan luka, mencegah kanker payudara dan mengobati penderita kanker, sebagai obat anti inflamasi, meningkatkan proses metabolisme sehingga dapat mempertahankan berat badan tidak naik.

2. Sate.
Sate dapat dibuat dari berbagai macam daging. Yang paling populer di Indonesia adalah sate ayam, sate kambing, sate kuda dan sate kelinci. Adapun sate yang menggunakan jenis daging lain hanya dijual terbatas saja. Makanan khas di Indonesia ini menjadi kegemaran bagi orang pribumi maupun yang berasal dari luar Indonesia. Tidak sulit untuk mencari tempat makan sate, asap dari daging yang dibakar mencari ciri yang mudah dikenali. Sate dimakan dengan saus kacang dengan pelengkap yaitu kecap, irisan bawang merah dan cabe merah. Ada beberapa mitos mengenai sate, khususnya sate kambing yaitu dapat meningkatkan libido bagi pria. Sampai saat ini belum ada penelitian yang membahas keterkaitan antara sate kambing dengan kemampuan seks. Namun, baru-baru ini dari ahli gizi Puslitbang Gizi dan makanan di Bogor menemukan bahwa sate kambing memiliki khasiat membakar lemak dan menghilangkan kolesterol di dalam tubuh.

3. Empek-Empek.
Mendengar kata “Palembang” orang pasti akan menyangkut pautkan dengan makanan khas kota ini yaitu empek-empek. Bahan dasarnya terbuat dari ikan dan tepung kanji atau tapioka, dimakan dengan ditemani saus cuka atau dalam bahasa Palembang disebut “cuko”. Saus cuka terbuat dari cuka putih, asam jawa, air, gula merah, cabe rawit merah, bawang putih dan garam. Ada berbagai macam jenis empek-empek antara lain empek-empek kapal selam, lenjer, kulit ikan dan empek-empek pastel. Jenis ikan yang digunakan sebagai bahan empek-empek juga sudah bervariasi. Namun yang lebih enak dan terasa adalah bila menggunakan ikan belida atau ikan tenggiri. Seperti yang diketahui bahwa ikan mengandung omega 3, jadi sangat bagus mengkonsumsi empek-empek untuk pertumbuhan organ tubuh seperti otak dan jantung dan mengurangi kolesterol penyebab stroke.

4. Rendang.
Rendang adalah makanan khas daerah Padang yang nama dan rasanya telah diakui sampai ke mancanegara. Rendang dinobatkan sebagai “makanan terenak” di dunia versi CNN International dalam World’s 50 Delicious Food. Rendang juga dinobatkan sebagai “The Most Balanced Food” pada sebuah pameran travel terbesar di Amerika yang diselenggarakan tanggal 14-15 Januari 2012. Pembuatan rendang hingga bisa menjadi makanan terenak terbilang unik. Proses memasaknya membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam, dimasaknya pun harus diaduk secara terus menerus agar memperoleh rasa rendang yang lezat dan warna yang hitam yang sempurna. Rasa khas rendang sangat gurih, campuran serasi antara asin, manis dan pedas dengan bumbu rempah yang banyak antara lain cabai merah, bawang putih, bawang merah, ketumbar, kunyit, lengkuas, serai, jahe, daun salam dan daun jeruk. Rendang bisa awet tanpa dipanaskan selama tiga hari. Tidak hanya enak, rendang juga memiliki kandungan protein yang tinggi dibanding kornet dan abon. Kandungan energinya 193 kalori dalam setiap 100 gram lemak.

Makanan khas di Indonesia dikenal memiliki campuran rempah yang beraneka ragam. Itu adalah kunci kelezatan makanannya. Tidak hanya enak tetapi nilai gizi tetap terjaga. Bila ingin berwisata kuliner yang enak dan tetap sehat, bisa mencoba keempat makanan di atas. Selamat mencoba!

10 Makanan Khas Indonesia, Hanya ada di bulan puasa

Selama bulan puasa Ramadhan ini biasa banyak kita jumpai para pedagang menjual berbagai jenis makan untuk berbuka puasa yang dapat kita jumpai dipingir pingir jalan banyak makanan kahas indonesia yang dapat kamu jumpai di sana-sini, mereka disebut sebagai pedagang dadakan!! salah satun dagangan yang diperjualkan adalah makanan berikut ini yang bisa kamu temuka hanya di bulan puasa saja kamu mau tahu makanan apa aja itu simak 10 Makanan Khas Indonesia, Yang Ada Selama Bulan Puasa Ramadhan dan apa sajakah itu mari kita simak bersama-sama !! tambahan jangan ngiler ya liatnya, hahaha … just kidding !!

1. Kicak, Yogyakarta


Di kota keraton Yogyakarta, ada salah satu makanan yang sangat khas dan cukup populer di bulan Ramadhan. Ia adalah Kicak. Makanan khas ini hanya bisa dijumpai saat bulan puasa tiba. Biasanya menu makanan ini banyak dijajakan di daerah Kauman yang merupakan asal muasal makanan ini dibuat.

Makanan Kicak menggunakan bahan dasar beras ketan. Ketan yang sudah ditanak kemudian dihaluskan sehingga mirip dengan jadah atau gemblong. Kemudian dicampur kelapa parut dan potongan buah nangka sebagai pelengkapnya. Rasa manis dan aroma wangi nangka membuat penganan ini makin enak. Apalagi penyajiannya dibungkus dengan daun pisang.

Konon Kicak mulai diperkenalkan pada pasar sore pertamakali digelar di Kauman yaitu pada tahun 1970an. Jika Kicak saat ini dibuat menggunakan ketan, maka di jaman dahulu, Kicak dibuat dari singkong yang diparut yang dimasak dan dicampur dengan bahan-bahan lain.


2. Es Kopi Luwak, Lampung Barat


Lampung Barat memang dikenal sebagai daerah penghasil kopi Luwat paling bermutu, makanya tidak heran jika kopi ini menjadi minuman favorit masyarakatnya. Di bulan Ramadhan ini, es kopi luwak menjadi menjadi minuman khas yang disajikan saat berbuka puasa saat bulan Ramadhan.

Mereka meyakini, meminum es kopi luwak dapat mengembalikan stamina setelah melakukan ibadah puasa. Apalagi jika ditambahkan madu, rasa yang dihasilkan pun dijamin akan lebih nikmat.


3. Mie Glosor, Bogor


Bukan laksa, toge goreng, atau asinan yang menjadi menu khas berbuka puasa di Bogor. Bagi daerah yang bertajuk kota hujan itu, ada satu panganan khas Ramadhan yang cukup populer di kalangan warganya, yakni mie glosor.

Dalam bahasa Sunda, mie glosor artinya mudah ditelan. Sebab, mie berwarna kuning cerah itu memiliki tekstur kenyal yang memang mudah untuk tertelan. Meski populer di Bogor, mie tersebut aslinya berasal dari Sukabumi.

Biasanya saat Ramadhan tiba, para pedagang mie glosor bakal kebanjiran pelanggan menjelang berbuka puasa yang memang menjadi salah satu menu favorit untuk berbuka.

4. Pakat, Tapanuli


Masyarakat Tapanuli punya makanan khas untuk berbuka puasa yang jarang ditemui dibulan – bulan lainnya. Makanan ini terbuat dari rotan yang disebut sebagai pakat. Pakat itulah makanan khas yang hanya dapat Anda jumpai di kota Medan selama bulan Ramadhan.

Makanan ini berasal dari rotan. Namun tentu saja bukan rotan yang biasa Anda lihat untuk membuat anyaman, karena rotan yang digunakan di sini adalah rota yang berusia muda. Untuk membuat pakat terbilang sederhana, rotan – rotan muda yang telah dipotong – potong ukuran 1 centimeter dibakar diatas tungku selama sekitar 1 jam. Setelah dipastikan masak, rotan muda dikupas dan diambil bagian dalamnya berwarna putih. Daging rotan kemudian dipotong – potong berukuran 5 centimeter. Untuk menambah kenikmatan, rotan muda kemudian dibubuhi dengan santan.

Untuk menikmati makanan ini Anda tidak bisa mendapatkannya di sembarang tempat, Pakat biasanya hanya dujumpai di Jalan Letda Sujono Medan dengan harga Rp 8 hingga 10 ribu.

5. Ketan Bintul, Serang


Ketan bintul merupakan makanan khas Ramadhan dari Kota Serang, Banten. Ketan bintul ini berbahan baku nasi ketan yang dihaluskan, yang disajikan bersama sepotong daging sapi berikut gulainya. Konon, kehadiran ketan bintul sebagai menu Ramadhan ini sudah dimulai sejak 15 abad yang lalu, dan dahulu kentan bintul ini menjadi makanan kesukaan para raja Banten.

Konon menurut cerita dari orang-orang tua terdahulu, ketan bintul merupakan makanan kegemaran Sultan Maulana Hasanuddin, seorang pangeran yang menjadi panutan masyarakat kerajaan Banten pada waktu itu.

Padahal makanan ini diketahui adalah makanan khas rakyat biasa. Karena seorang Sultan memiliki budi pekerti yang tinggi dan selalu menjadi contoh ahlak dan prilakunya dimata rakyatnya, maka sejak rakyat mengetahui seorang Sultan juga menyukai ketan bintul, maka sejak itulah mulai menjadi budaya, bila seseorang berbuka puasa dengan ketan bintul maka seakan-akan menghargai dan menghormati Sultan.

Karena makanan rakyat, ketan Bintul dijual dengan harya yang sangat ekonomis. Cukup dengan uang Rp 500, Anda sudah bisa mencicipi tiga potong ketan bintul. Murah bukan?!

6. Bongko Kopyor, Gresik


Hidangan ini menjadi hidangan khas yang disajikan saat berbuka. Bangka Kopyor, demikian nama hidangan tersebut, meruapakan kepanjangan dari bubur nangka dan kelapa kopyor. Menu kuliner spesial ini dibuat menggunakan bahan baku tepung terigu, buah kelapa, pisang, nangka, santan kelapa, dan roti tawar.

Selain rasanya yang lezat, hidangan yang di bungkus daun pisang ini dipercaya berkhasiat memulihkan stamina tubuh, setelah seharian menahan diri dari lapar dan dahaga karena rasanya manis, legit dan segar.

Bongko Kopyor hingga kini masih menjadi menu spesial yang biasanya hanya ada di bulan Ramadhan. Khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah Manyar atau wilayah pesisir pantai. Harga yang dipatok untuk makanan ini juga bervariasi, mulai dari Rp 3000 hingga Rp 5000. Hmm, masih cukup terjangkau.

7. Sate Susu, Denpasar, Bali


Bergeser ke Indonesia bagian tengah, tepatnya ke kota Denpasar, Bali, kita akan berjumpa dengan sate susu yang merupakan makanan khas bulan Ramadhan di sana. Sate susu ini memang terdengar agak nyeleneh, tapi sesungguhnya sate susu yang terbuat dari payudara sapi ini dipercaya punya khasiat untuk menambah stamina, seperti minum susu. Untuk menambah kenikmatannya, sate susu akan dihidangkan bersama sambal plecing. wow .. enak tuh kayaknya !!

Untuk mendapatkan satu porsi sate putting susu, Anda harus merogoh kocek Rp 10 ribu untuk 10 tusuknya yang ukurannya lumayan besar-besar. Sate ini dipercaya juga dapat memberi tenaga yang cukup bagi yang mengonsumsi sehingga cocok disantap saat bedug magrib alias buka puasa

8. Sotong Pangkong, Pontianak


Selama Ramadhan, warga Pontianak, Kalimantan Barat selalu menyediakan Sotong Pangkong sebagai salah satu menu untuk berbuka puasa. Sotong Pangkong adalah menu olahan cumi kering yang dibakar. Uniknya lagi, setelah dibakar cumi atau sotong tadi dipukul-pukul dengan palu. Sotong Pangkong punya rasa yang gurih. aku mau dong??

Biasanya panganan ini banyak dijajakan di sepanjang Jalan Merdeka. Peminatnya pun sangat banyak karena harganya cukup terjangkau.

Satu porsi sotong pangkong dihargai antara 4 hingga 15 ribu rupiah. Sotong pangkong akan terasa nikmat bila dimakan dengan saos cabe dan cuka sehingga rasanya lengkap dari manis, asin, gurih dan pedas.

9. Gulai Siput, Tanjungpinang


Gulai siput ini merupakan makanan khas Tanjungpinang, Kepuluan Riau yang hanya bisa dijumpai di bulan Ramadhan. Menu yang dihidangkan sebagai lauk saat berbuka puasa ini banyak digemari oleh masyarakat setempat karena rasanya yang gurih dan lezat. Selain itu, biantang ini juga mudah ditemukan di sepanjang pesisir pantai. rasanya kayak apa ya itu ??

Makanan ini banyak digemari masyarakat lokal karena rasanya yang enak. Tak cuma enak, harganya pun terjangkau. Cukup dengan merogoh kocek Rp 5.000, Anda telah dapat menikmati seporsi gulai siput khas Tanjungpinang yang lezat


10. Gulai Kakuwah, Mokumo, Bengkulu


Jika sebelumnya soal makanan berbuka, di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, ada makanan yang khas dihidangkan saat sahur. Hidangan tersebut dinamakan Gulai kakuwah. Gulai ini dibuat menggunakan berbagai jenis ikan laut maupun ikan air tawar. enak tuh!! coba yuk??

Sesuai dengan namanya, gulai kakuwah dimasak memakai kuah, namun kuahnya tidak terlalu banyak kuahnya dan tidak terlalu kering, alias sedang. Meski khas, namun tidak semua warga bisa memasak panganan ini. Pasalnya untuk membuatnya butuh biaya yang tidak sedikit karena ikan yang digunakan tidak sembarangan tetapi menengah keatas seperti tenggiri, gemolo, dan ikan kurau.

l

10 Makanan Indonesia yang Populer di Luar Negri

Indonesia memang terkenal memiliki khasanah budaya yang beragam, mulai dari rumah adat, tarian, budaya dan yang tak ketinggalan adalah makanan. Ya! Indonesia memang mamiliki berbagai jenis makanan yang beragam, Nah yang akan saya post disini adalah tentang makanan indonesia yang paling disukai ama lidah orang luar negeri (kita harus bangga karna indonesia mempunya berbagai jenis makanan yang beraneka ragam), mau tahu apa sajakah makanan indonesia yang disukai ama orang asing:

soto betawi:

Soto Betawi merupakan soto yang populer di daerah Jakarta. Seperti halnya soto Madura dan soto sulung, soto Betawi juga menggunakan jerohan. Selain jerohan, seringkali organ-organ lain juga disertakan, seperti mata, torpedo, dan juga hati

nasi goreng:

Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat setempat dan pengaruh ramuan bumbu dari negara tetangga, ataupun pengaruh budaya etnik asing bawaan yg datang ke negara tersebut

nasi kuning:

Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dengan ditambahkannya bumbu-bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan bermacam lauk-pauk khas Indonesia. Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning melambangkan gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Dalam tradisi Bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, disamping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan

pecel lele:

Pecel lele (atau Pecek lele) di Indonesia adalah nama sebuah makanan yang terbuat dari ikan lele. Biasanya yang dimaksud adalah ikan lele yang digoreng kering dengan minyak dan lalu disajikan dengan sambal lalapan. Lalapan biasa terdiri dari kemangi, kubis, ketimun, kacang panjang dan sambal

gudeg:

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek

kethoprak:

Ketoprak adalah salah satu jenis makanan khas Indonesia dengan menggunakan ketupat yang mudah dijumpai. Biasanya ketupat dijajakan menggunakan kereta dorong di jalan-jalan atau di kaki lima. Komponen utamanya adalah tahu, bihun, ketimun, tauge dan bisa juga pakai telur rebus yang dilengkapi dengan saus kacang, kecap, dan taburan bawang merah goreng. Dapat pula dihidangkan dengan tambahan kerupuk atau emping melinjo. Beberapa versi ada pula yang menyertakan tempe sebagai komponennya

siomay:

Dalam masakan Indonesia terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Siomai juga tidak lagi dibungkus dengan kulit dari tepung terigu. Telur ayam dan sayuran seperti kentang, peria, dan kubis dengan isi atau tanpa isi juga dihidangkan di dalam satu piring bersama-sama siomai. Tahu bakso (tahu isi) juga termasuk ke dalam jenis siomai. Siomai (siomai bandung) dihidangkan setelah disiram saus kacang yang dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air. Bumbu untuk saus kacang antara lain cabai, gula pasir, bawang putih, garam dapur, dan cuka atau jeruk limau. Sewaktu disajikan, siomai bisa diberi tambahan kecap manis, sambal botol, atau saus tomat

bakso:

Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia.[1] Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai

sate:

Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (bergantung pada variasi resep sate)

gado-gado:

Gado-gado adalah salah satu makanan yang berasal dari Indonesia yang berupa sayur-sayuran yang direbus dan dicampur jadi satu, dengan bumbu atau saus dari kacang tanah yang dihaluskan disertai irisan telur dan di atasnya ditaburkan bawang goreng. Sedikit emping goreng atau kerupuk (ada juga yang memakai kerupuk udang) juga ditambahkan. Gado-gado dapat dimakan begitu saja seperti salad dengan bumbu/saus kacang, tapi juga dapat dimakan beserta nasi putih atau kadang-kadang juga disajikan dengan lontong.

TENTANG AKU

Hai guys,..

kenalin nama saya I Gusti Ngurah Made Dedi Setiawan,

kalian bisa manggil saya Dedi, saya adalah siswa dari sekolah RSBI di bali yaitu SMK NEGRI 3 DENPASAR, Dan saya duduk di kls XII,..

MAKASI YA GUYS UDAH MAU MENGUNJUNGI BLOG SAYA, :)